|
Written by sartika
|
|
Sunday, 20 January 2013 11:45 |
Inilah Manfaat Kesehatan yang Didapat dari Rutin Donor Darah
Anda pasti sudah sering mendengar banyaknya institusi yang mengadakan program donor darah untuk umum. Donor darah bukan hanya bermanfaat untuk orang yang membutuhkan, namun juga memberikan keuntungan bagi kesehatan bagi para pendonornya.
Selain Anda bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis (sebelum donor darah, dokter harus memeriksa kesehatan Anda terlebih dahulu untuk melihat apakah Anda dapat mendonorkan darah atau tidak), Anda juga akan mendapatkan lima manfaat ini, seperti dirangkum Bold Sky.
1. Menurunkan Kolesterol Darah merah mengandung kolesterol baik dan juga kolesterol jahat. Ketika Anda mendonorkan darah, Anda juga sekaligus menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.
2. Mengontrol Tekanan Darah Tinggi Ketika darah didonorkan, volume darah akan menjadi seimbang. Hal ini dapat mencegah terjadinya darah tinggi dan baik untuk pencegahan penyakit jantung.
3. Mempercepat Proses Pemulihan Luka Ketika Anda mendonorkan darah, akan terjadi penyesuaian tubuh terhadap berkurangnya sel darah merah. Penyesuaian tubuh ini juga dibutuhkan ketika tubuh Anda mengalami luka yang mengakibatkan berkurangnya sel darah merah, sehingga penyembukan luka jadi lebih cepat.
4. Menyeimbangkan Zat Besi Dalam Darah Menurut beberapa penelitian, darah seringkali mengandung terlalu banyak zat besi. Kandungan zat besi ini kita dapatkan dari berbagai macam konsumsi makanan. Zat besi yang terlalu banyak dalam darah dapat berbahaya bagi jantung. Bagi wanita, penyeimbangan zat besi terjadi ketika ia sedang masa menstruasi. Walau begitu, bukan berarti wanita tidak dapat lagi mendonorkan darahnya. Wanita dapat mendonorkan darahnya dengan kurun waktu pendonoran 4 bulan, sedangkan pria dapat melakukannya setiap 3 bulan.
5. Mengurangi Resiko Kanker Risiko kanker dapat berkurang seiring dengan berkurangnya kadar zat besi di dalam darah. Donor darah akan mengurangi penyakit terutama risiko kanker hati, paru-paru, dan usus besar.
Sumber : Detik.com |
|
Last Updated on Sunday, 10 February 2013 14:44 |
|
7 Cairan Alami Bantu Atasi Demam Berdarah |
|
|
|
|
Written by sartika
|
|
Saturday, 12 January 2013 23:39 |
|
Selain minyak sereh untuk menangkal bahaya DBD, orang sering memanfaatkan kasiat jambu biji. Maklum banyak orang yang mengaku berhasil terselamatkan dari demam berdarah berkat jus jambu biji.
Tertolongnya pasien DBD berkat jambu biji, bisa jadi bukan karena jambunya, tapi karena cairan jus yang masuk ke tubuh pasien dalam jumlah banyak. Cairan itu, apalagi jika diminum sampai 5 atau 6 gelas sehari, amat dibutuhkan pasien yang kehilangan banyak plasma darah akibat penurunan trombosit.
Cairan apa pun, entah air biasa atau air larutan gula dan garam atau jus buah lain bisa membantu proses penyembuhan pasien demam berdarah jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Minuman dalam kemasan kaleng yang mengandung zat elektrolit juga dianjurkan diberikan pada pasien.
Berikut ini beberapa jenis cairan yang bisa diberikan kepada penderita demam berdarah agar terhindar dari kekurangan cairan:
1. Air Kelapa Muda Badan Pangan Dunia PBB (FAO - Food & Agriculture Organization) mengakui bahwa khasiat air kelapa muda sebagai penghilang dahaga kaya zat elektrolit alami. Zat elektrolit dan gizinya lebih dari sekadar minuman penghilang dahaga produksi pabrik. Disebutkan dalam situs resmi FAO bahwa air kelapa muda itu alami, lezat, kaya garam, gula, dan vitamin yang dibutuhkan atlet kelas Olimpiade maupun para amatir. Bahkan, badan PBB ini telah mematenkan air kelapa muda yang berkhasiat itu.
Di dalam air kelapa muda terkandung mineral kalium, sodium, klorida, dan magnesium. Zat-zat ini adalah elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk membantu mengatasi ancaman syok pada kondisi kekurangan cairan. Selain kalium, juga mengandung gula, vitamin B dan C dan protein. Komposisi gula dan mineral yang terdapat dalam air ini begitu sempurna, sehingga disebutkan memiliki keseimbangan yang mirip dengan cairan tubuh manusia.
2. Air Heksagonal Pengobatan tradisional Cina selalu menganjurkan konsumsi air "hidup". Tidak pernah disebutkan maksud "hidup" tersebut. Di Korea, orang yang rajin minum air terjun di pegunungan tetap terjaga kesehatannya, demikian kata Yunjo Chung, MD, dokter dari University of Korea. Air "hidup" mungkin adalah air yang kaya dengan kandungan oksigen seperti air terjun itu.
Korea baru-baru ini berhasil mematenkan teknologi bernama Actimo untuk membuat air "hidup" yang mengandung oksigen dan dijual di seluruh dunia. Menurut mereka, dalam tubuh manusia terdapat dua bentuk senyawa air, pentagonal (segilima) dan heksagonal (segienam).
Pembedaan heksagonal dan pentagonal ini hanya berdasar pada strukturnya. Air pentagonal membentuk rangkaian molekul air dengan ikatan kelompok besar dan tidak stabil. Seperti air putih biasa, air heksagonal ini tidak berasa dan berbau.
3. Jus Buah Kekurangan cairan karena demam berdarah bisa juga diatasi dengan air jus. Tidak selalu harus jus jambu biji. Bisa jus pepaya, jeruk, atau jus mangga. Kadar air dalam buah berhitung tinggi, yaitu bervariasi antara 65 sampai 92 persen, sehingga bisa menutupi kekurangan cairan akibat merembesnya plasma darah keluar dari pembuluh.
Michael T. Murray, ND, dalam bukunya The Complete Book of Juicing, menulis jus mudah diserap tubuh karena bentuknya yang halus dan cair itu. Zat makanan seperti diketahui diserap usus dalam bentuk jus. Mengonsumsi jus berarti membantu proses pencernaan tubuh dengan mempercepat penyerapan nutrisi kualitas tinggi yang terkandung dalam jus.
4. Jambu Biji Walau khasiatnya belum teruji secara medis, tidak ada salahnya untuk memberikan jus jambu biji kepada pasien demam berdarah. Sebab, buah eksotis ini mengandung vitamin C yang sangat tinggi.
Vitamin C ini terdapat dalam daging buahnya. Bijinya yang sering tidak dikonsumsi juga mengandung vitaimin C. Disebutkan dalam buku Foods that Heal, Foods that Harm, 90 gram buah jambu biji lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C pada orang dewasa. Buku itu juga menyebutkan, meski sudah kehilangan hampir 25 persen vitamin karena proses pengolahan, jus jambu biji kemasan kotak masih merupakan sumber vitamin C yang baik.
Berkat kandungan vitamin C dosis tinggi inilah, kekebalan tubuh dalam melawan bakteri akan meningkat. Proses penyembuhan luka pun jadi lebih cepat. Selain itu, tekanan darah juga menjadi lebih baik karena buah ini merupakan sumber potasium yang baik.
Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, pilih buah yang baru saja masak dan masih berwarna hijau kekuningan. Bila sudah masak, simpan di lemari es. Jangan lupa cuci dulu sebelum dibuat jus.
5. Alang-Alang Tanaman liar bernama Latin Imperata cylindrica (L) Beauv ini sudah sering diteliti. Menurut Dr. Setiawan Dalimartha dalam buku Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis, di luar negeri alang-alang sudah dibuat obat paten.
Penelitian tentang tanaman ini menyebutkan, alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dilihat dari kandungan-kandungan tersebut, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan menghilangkan haus.
Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alang-alang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut.
Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan perdarahan dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan perdarahan di dalam.
Herbal ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Oleh karena itu, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil.
Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina.
Cara pemanfaatannya, ambil satu ikat atau gulung akar alang-alang. Cuci dan rebus dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Campur air perasan satu buah jeruk nipis dengan tiga sendok makan air alang-alang tersebut. Pakai seperlunya. Tambahkan pemanis bila ramuan ini ditujukan untuk anak-anak.
6. Angkung Angkung diyakini bisa membantu menyembuhkan penyakit radang selaput otak, stroke, radang otak, penyakit hati, kejang, dan kekurangan cairan tubuh seperti halnya dalam kasus demam berdarah. Namun, sangat disayangkan harga angkung amat mahal. Harga satu pil angkung mencapai Rp 250 ribu. Angkung ini biasanya dijual dalam kemasan pil di toko obat Cina.
Untuk membelinya harus hati-hati karena di pasaran ditengarai banyak angkung palsu. Ciri-ciri angkung asli antara lain pil terbungkus kertas keemasan setelah dibuka dari kotaknya. Wujud pil angkung mirip jenang atau dodol, lentur tetapi mudah dipatahkan. Ciri lainnya, cepat sekali larut bila diseduh dengan air panas, bahkan dalam waktu kurang dari 1 menit. Ciri keaslian yang mudah dikenali dari kemasan luar adalah label dan tanda hologram produsennya.
Selain harganya yang mahal, manfaat angkung tidak langsung terasa setelah minum satu atau dua butir. “Angkung baru terasa khasiatnya untuk mengatasi penyakit berat setelah diminum secara teratur 6 sampai 8 butir pil setiap hari,” kata Sinse Johanes, yang berpraktik di daerah Kalibesar Timur, Jakarta Barat.
7. Daun Dewa Tumbuhan daun dewa bisa juga dipergunakan sebagai pengganti angkung. Tanaman ini berbentuk semak. Daun adalah bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat. Herba ini dikenal kaya dengan berbagai kandungan kimia seperti saponin, minyak asiri, flavonoid, dan tanin. Dengan kandungan kimia tersebut tumbuhan ini bermanfaat sebagai anticoagulant (mencairkan bekuan darah), menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun. Tumbuhan dewa ini juga telah tersedia di toko obat Cina dalam bentuk kapsul. Harganya relatif lebih murah dibanding angkung.
Sumber : Kompas.com |
|
Last Updated on Sunday, 10 February 2013 14:44 |
|
|
Pernyataan Dan Komentar Tentang Obat-Obatan Kimia |
|
|
|
|
Written by sartika
|
|
Thursday, 22 November 2012 19:54 |
|
Pernyataan-pernyataan berikut ini perlu kita pertimbangkan, karena mereka adalah para dokter yang SANGAT TAHU APA ITU OBAT-OBATAN KIMIA:
“Penyebab kebanyakan penyakit adalah pada obatan-obatan kimia beracun yang para dokter berikan dan yakini akan membawa kesembuhan.”
- Charles E. Page, M.D. “Obat-obatan kimia bisa dikatakan tidak begitu penting karena sifatnya hanya menekan gejala penyakit.” - Hans Kusche, M.D. .“Jika semua obat-obatan kimia diseluruh dunia dibuang ke laut, ini akan berakibat buruk bagi ikan-ikan tapi baik bagi manusia.” - O.W. Holmes, (Prof. of Med. Harvard University) .“Pengobatan obat-obatan kimia meliputi tindakan pemberdayaan, bertindak seperti pengobatan bagi penyakit, tapi justru menghasilkan penyakit pada orang sehat.Materia medica sebenarnya hanya sekedar mengenai obat-obatan atau bahan dan larutan kimia yang dalam satu kata disebut dengan racun. Semua ini tidak cocok dengan tubuh vital dan menghasilkan penyakit ketika diberikan kepada makhluk hidup. Semuanya beracun.” - R.T. TraIl, M.D., dalam ceramah dua setengah jamnya kepada para anggota kongres dan para dokter, dikemukakan di the Smithsonian Institute, Washington D.C. .“Tiap obat meningkatkan dan membuat komplikasi kondisi pasien.” - Robert Henderson, M.D. .“Obat-obatan tidak pernah menyembuhkan penyakit. Mereka hanya menekan tanda bahaya alami tubuh ketika muncul masalah kesehatan. Racun kimia apapun yang dimasukkan dalam tubuh manusia harus segera dibereskan walaupun ia mengurangi gejala. Rasa sakit mungkin hilang, tapi tanpa disadari pasien malah makin parah kondisinya.” - Daniel. H. Kress, M.D. .“Bagian terbesar dari semua penyakit kronis disebabkan dari obat-obatan kimia beracun yang menekan gejala-gejala penyakit akut.” - Henry Lindlahr, M.D. .“Tiap dokter senior tahu bahwa kebanyakan penyakit tidak begitu terbantu dengan obat-obatan kimia.” - Richard C. Cabot, M.D. (Mass. Gen. Hospital) .“Obat-obatan kimia hanyalah pereda, karena dibalik penyakit ada penyebabnya. Dan untuk penyebab inilah obat-obatan kimia tak pernah bisa menjangkaunya.” - Wier Mitchel, M.D. .“Orang yang minum obat perlu pulih dua kali. Sekali untuk pulih dari penyakit dan satu lagi dari obat kimia itu sendiri.” - William Osler, M.D. .“Praktek medis tidak memiliki filosofi atau akal sehat yang patut untuk direkomendasikan. Ketika sakit, tubuh sudah penuh dengan racun. Dengan minum obat-obatan kimia, tubuh makin penuh dengan racun, sehingga membuat kondisi makin susah untuk disembuhkan.” - Elmer Lee, M.D., Past Vice President, Academy of Medicine. .“Perhitungan kami menunjukkan kira-kira empat setengah juta orang per tahun masuk rumah sakit diakibatkan karena efek samping obat. Lebih jauh lagi, rata-rata pasien rumah sakit memiliki sebanyak 30% kemungkinan, – tergantung berapa lama ia dirawat inap – , akan kembali lagi karena efek samping obat.” - Milton Silverman, M.D. (Professor of Pharmacology, University of California) .“Untuk apa seorang pasien yang karena sakit kemudian menelan racun, atau menelan sesuatu yang bisa membuat orang sehat jadi tambah sakit.” - L.F. Kebler, M.D. .“Perlunya mengajarkan umat manusia untuk tidak mengambil obat-obatan kimia merupakan tugas semua pihak yang tahu efek tidak menentu dan merusak dari pengobatan medis. Dan tidaklah lama lagi masa dimana sistem pengobatan medis akan ditinggalkan.” - Charles Armbruster, M. D. .“Kita cenderung berpikir bahwa penyalahgunaan obat selalu di populasi pria dan dalam bentuk narkoba seperti heroin, kokain, dan mariyuana. Akan mengejutkan Anda jika tahu bahwa sebenarnya telah ada masalah yang jauh lebih besar lagi dibandingkan dugaan Anda karena telah ada jutaan wanita yang BERGANTUNG dengan obat-obatan kimia yang diresepkan oleh dokter.” - Robert Mendelsohn, M.D Semoga dari penjelasan-penjelasan di atas, Anda bisa memilih pengobatan yang tepat bagi Anda dan keluarga yang Anda cintai. Sebagai penutup, saya kutip perkataan Thomas Alva Edison sebagai berikut: “Dokter masa depan tidak lagi memberi obat, namun akan menempatkan kepentingan pasiennya dalam rangka bimbingan kemanusiaan, bimbingan pengaturan pola makan, dan mengenai penyebab serta pencegahan penyakit.”
Sumber : Facebook.
|
|
Last Updated on Monday, 21 January 2013 17:17 |
|
Jamu Indonesia Siap Tembus Pasar Cina |
|
|
|
|
Written by sartika
|
|
Monday, 09 April 2012 10:35 |
|
Tidak lama lagi, produk jamu Indonesia bakal menembus pasar Cina. Hal itu dipastikan setelah Asosiasi Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat (GP Jamu) berhasil menjalin kesepakatan kerjasama dengan China Chamber of Commerce for Import and Export of Medicine and Health Product.
Demikan diungkapkan Charles Saerang, selaku Ketua Umum Asosiasi Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat (GP Jamu), saat acara media gathering PT. Nyonya Meneer, Kamis, (5/4/2012), di Jakarta.
"Terus terang saja, Cina itu merasa bahwa produk asing khususnya Indonesia dianggap sebagai produk yang punya kelebihan, tetapi susah masuknya," katanya.
Saerang menyampaikan, salah satu isi perjanjian kerja sama tersebut di antaranya adalah saling tukar menukar informasi terkait permasalahan yang dihadapi oleh kedua negara dalam mengembangkan jamu dan saling membantu mengenalkan produk dan teknologi baru kepada pasar lokal di masing-masing negara.
"Semua produk herbal kita bisa masuk ke Cina dengan catatan dalam bentuk makanan dan minuman," katanya.
Menurut Saerang, saat ini pihaknya tengah fokus pada pengembangan jamu dengan berbahan dasar temulawak, jahe, pegagan, kencur dan sambiloto untuk dieskpor ke Cina. Bahkan menurutnya, lima tanaman unggulan pengusaha jamu tersebut sudah dibuat penelitiannya dan diharapkan dapat mengobati empat penyakit seperti rematik, diabetes, liver dan darah tinggi.
"Kita akan siapkan ekstraknya. Kelimanya sudah siap dipasarkan dan tinggal cari local partner," sambungnya.
Saerang berharap kerjasama tersebut bisa terealisasikan segera pada tahun ini. "Diharapkan ke depannya tanaman jamu kita bisa menjadi tanaman unggulan untuk ekspor," tutupnya.
Sumber : Kompas.com |
|
Last Updated on Sunday, 03 June 2012 22:15 |
|