Sartika Herbal

Product Category

Shopping Cart

VirtueMart
Your Cart is currently empty.

Search Product

[KLIK] Cek Tekanan Darah Anda

OMRON HEM-7111
Ads on: Special HTML

 

tokopedia

Temu Hitam. PDF Print E-mail
Written by sartika   
Thursday, 26 April 2012 10:24

 

1. Nama

 

a. Nama ilmiah : Curcuma aeruginosa.

b. Nama daerah : temu erang (Melayu), koneng hideung (Sunda), temu ireng (Jawa), temo ereng (Madura), tamu leteng (Makasar) dan lotong (Bugis).

 

2. Ciri fisik

 

Tanaman temu hitam berupa semak berumur tahunan. Umbinya merupakan umbi batang atau rimpang. Umbi berukuran besar dan bercabang merata. Jika umbi yang tua dipotong, terlihat warna agak kebiruan, seperti timah. Warna kulit luar umbi kuning dan mengkilap dengan ujungnya merah muda. Batangnya merupakan batang semu yang tingginya sekitar 50 cm dan berwarna hijau.

 

3. Tempat tumbuh

 

Temu hitam banyak tumbuh liar di hutan-hutan jati, padang rumput, ladang atau pekarangan pada ketinggian 400 - 750 mdpl. Tanaman ini tersebar mulai dari Myanmar, Kamboja, Indocina sampai ke Pulau Jawa.

 

4. Perbanyakan tanaman

 

Perbanyakan tanaman dengan umbi atau rimpangnya. Rimpang yang dipilih sebaliknya sudah cukup tua dan memiliki beberapa mata tunas. Rimpang seperti ini dapat ditanaman langsung di pekarangan.

 

5. Kandungan zat kimia

 

Rimpang temu hitam mengandung minyak asiri, zat pati, damar, lemak, mineral dan tanin.

 

6. Khasiat untuk pengobatan

 

Berikut kegunaan temu hitam dalam pengobatan :

 

a. Penyakit kulit (kudis, ruam, borok, dll)

 

Rimpang temu hitam sebesar jari ditumbuk. Selanjutnya dicampur dengan minyak kelapa dan dibentuk seperti tapal. Tempelkan pada bagian yang sakit. Akan lebih baik jika penderita penyakit kulit juga minum air rebusan temu hitam. Caranya adalah rimpang seukuran jari telunjuk direbus dengan segelas air hingga mendidih. Setelah itu disaring dan minum selagi hangat.

 

b. Menambah nafsu makan

 

Rimpang diparut lalu diperas. Air hasil perasan tersebut kemudian diminum.

 

c. Khasiat lain

 

Rimpang temu hitam di Indocina digunakan sebagai obat mulas dan peluruh angin. Di Indonesia temu hitam banyak digunakan untuk mengobati penyakit dalam, dengan meminum seduhannya, misal ibu yang baru melahirkan meminum jamu temu hitam sebagai pembersih darah.

Last Updated on Wednesday, 23 May 2012 12:03
 

Stress Management

I N T E R N A T I O N A L :

 

 

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday323
mod_vvisit_counterYesterday697
mod_vvisit_counterThis week323
mod_vvisit_counterLast week5167
mod_vvisit_counterThis month17823
mod_vvisit_counterLast month22364
mod_vvisit_counterAll days649109

We have: 6 guests, 7 bots online
Your IP: 72.44.48.122
 , 
Today: May 26, 2013
ScanVerify.com Trust Seal
Ads on: Special HTML

Ads on: Special HTML
Copyright © 2013 Sartika Herbal. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.